Pamekasan, 29 Agustus 2025 – MA Mambaul Ulum Bata-Bata kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan menyelenggarakan Workshop Tim Penjaminan Mutu (TPM). Kegiatan ini mengangkat tema “Program Mempraktikkan, Meneliti, dan Mengomunikasikan (3M) Hasil Belajar Siswa” yang dilaksanakan di Laboratorium Multimedia MA Mambaul Ulum Bata-Bata.
Workshop ini diikuti oleh dewan guru dan tim penjaminan mutu madrasah. Kehadiran mereka mencerminkan kesungguhan untuk mengintegrasikan program 3M dalam proses pembelajaran, sehingga siswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mempraktikkan, meneliti, dan mengomunikasikan hasil belajar dengan baik.
Kepala Madrasah, Abdul Waris Husni, M.Pd, dalam sambutannya menegaskan bahwa Program 3M sejalan dengan kebutuhan pendidikan abad 21. “Di era globalisasi, siswa harus dibekali keterampilan berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif. Program 3M adalah langkah strategis untuk mewujudkan itu semua,” ujarnya.
Program 3M sendiri merupakan pendekatan sistematis yang menugaskan siswa untuk menerapkan ilmu dalam kehidupan nyata. Tiga pilar utamanya yakni mempraktikkan, meneliti, dan mengomunikasikan hasil pembelajaran, diharapkan mampu mencetak generasi yang proaktif, produktif, dan progresif.
Dalam sesi penyampaian materi, narasumber menekankan pentingnya sinergi antara kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler. Melalui intrakurikuler, siswa diarahkan untuk menguasai materi pelajaran secara mendalam. Sementara melalui kokurikuler, siswa diberi kesempatan mengasah keterampilan di lingkungan madrasah maupun pesantren.
Para guru mendapatkan arahan teknis terkait prosedur pelaksanaan Program 3M. Guru dituntut tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing siswa menyusun laporan hasil praktik, penelitian, dan komunikasi. Hasil terbaik nantinya akan dianalisis dan dijadikan referensi peningkatan mutu pembelajaran.
Suasana workshop berlangsung interaktif. Para peserta aktif bertanya, berdiskusi, dan berbagi pengalaman seputar strategi pembelajaran efektif. Diskusi tersebut semakin memperkaya wawasan guru dalam mengimplementasikan program 3M di kelas masing-masing.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat budaya akademik di lingkungan MA Mambaul Ulum Bata-Bata. Dengan adanya workshop, diharapkan lahir kebiasaan belajar yang intensif, budaya penelitian, serta kemampuan komunikasi siswa yang lebih baik.
Workshop TPM ini merupakan langkah konkret madrasah dalam membentuk siswa bermental global. Melalui pembiasaan 3M, siswa tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki keterampilan hidup (life skills) yang relevan dengan tantangan zaman.
Pada akhirnya, melalui Program 3M, MA Mambaul Ulum Bata-Bata berkomitmen mencetak generasi berkarakter, berdaya saing, dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat. Workshop ini menjadi bukti nyata bahwa madrasah senantiasa adaptif dan visioner dalam menghadapi dinamika pendidikan masa kini dan masa depan.